MTsN 1 Bone Dorong Siswa Kelas IX Sains Lahirkan Karya Ilmiah

Humas

9/6/20262 min read

Humas MTsN 1 Bone — MTsN 1 Bone terus mendorong tumbuhnya budaya literasi, penelitian, dan kemampuan berpikir ilmiah di kalangan peserta didik. Salah satunya melalui program pembelajaran Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang diperuntukkan bagi siswa Kelas IX Sains, salah satu kelas khusus di MTsN 1 Bone.

Pembelajaran KTI dilaksanakan secara online pada Senin, 31 Agustus 2026, dengan menghadirkan Khairul Annam, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, sebagai pembimbing KTI.

Menariknya, Khairul Annam merupakan alumni MTsN 1 Bone dari Kelas Cerdas Istimewa (CI) tahun 2019. Kehadirannya kembali ke almamater untuk berbagi ilmu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa bahwa alumni madrasah dapat terus berkembang dan kembali memberikan kontribusi bagi almamaternya.

Program pembelajaran ini difasilitasi oleh H. Jabbar, guru Bahasa Indonesia sekaligus Wakamad Kurikulum MTsN 1 Bone. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kemampuan siswa dalam menuangkan gagasan, menyusun tulisan secara sistematis, serta melakukan penelitian sederhana yang sesuai dengan kaidah karya ilmiah.

H. Jabbar menyampaikan bahwa program KTI ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk memberikan pengalaman akademik yang lebih mendalam kepada siswa kelas khusus Sains.

> “Program pembelajaran KTI ini kita harapkan menjadi wadah bagi siswa Kelas IX Sains untuk mengembangkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, keterampilan menulis, dan keberanian melakukan penelitian. Insyaallah, melalui proses pembimbingan yang terarah, anak-anak kita akan mampu melahirkan karya-karya ilmiah yang berkualitas dan membanggakan MTsN 1 Bone.”

Ia juga menilai kehadiran Khairul Annam sebagai alumni madrasah memberikan nilai tambah tersendiri dalam proses pembelajaran.

> “Kami tentu sangat bangga melihat alumni MTsN 1 Bone seperti Khairul Annam yang kini melanjutkan pendidikan di UPI Bandung dan bersedia berbagi pengalaman serta ilmu kepada adik-adiknya. Ini menjadi inspirasi bahwa apa yang mereka dapatkan di madrasah dapat menjadi pijakan untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.”

Melalui program ini, siswa tidak hanya diarahkan untuk memahami teori penulisan karya ilmiah, tetapi juga belajar menemukan ide, mengidentifikasi masalah, mencari informasi, melakukan penelitian, mengolah data, menyusun argumentasi, hingga menghasilkan sebuah karya ilmiah.

Ke depan, program KTI diharapkan mampu melahirkan karya-karya ilmiah dari siswa Kelas IX Sains MTsN 1 Bone yang kreatif, inovatif, dan memiliki nilai manfaat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam mempersiapkan generasi yang memiliki kemampuan literasi, riset, dan berpikir kritis untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dari madrasah, lahir generasi peneliti. Dari karya ilmiah, tumbuh inspirasi untuk masa depan. (Ebah/Maesuri)